5 Tips memilih logo yang tepat

Bisnis    |    3 Juni 2020

Setelah kamu memilih nama merek bisnis yang kamu suka, sekarang saatnya membuat logo. 

Logo adalah sekelompok huruf dan atau simbol yang unik yang dipakai secara konsisten untuk mengidentifikasi sebuah perusahaan, produk, atau layanan. Logo adalah elemen pemasaran yang paling menonjol dan harus dirancang dengan cermat supaya bisa mencerminkan branding produk atau layananmu.

Kamu bisa menyewa seorang desainer untuk mendesain logomu atau memilih untuk mendesain logomu sendiri. Yang manapun yang kamu pilih, untuk dapetin logo yang baik, kamu harus memahami 5 aspek utama dari logo desain yang akan ngebantu kamu memilih atau mendesain logo yang tepat sesuai dengan identitas merek untuk perusahaan, produk, atau layanamu.

 

1. Penggunaan

Saat mendesain logo, penting untuk mempertimbangkan gimana dan dimana kamu akan menggunakannya. Logo yang dibuat untuk situs web atau pencetakan kartu nama penuh warna akan dirancang berbeda dari logo yang dicetak di merchendise seperti cangkir kopi atau t-shirt. Sebagian besar perusahaan ingin menggunakan logo mereka untuk lebih dari satu hal. 

Tapi inget, semakin banyak aplikasi yang kamu gunakan untuk logo, semakin banyak versi dan ukuran yang kamu perlukan yang pastinya akan menaikkan biaya desain dan memakan waktu lebih lama untuk pembuatannya. Singkatnya, saat memilih desain logo pertimbangkan bagaimana kamu akan menggunakannya sekarang dan seterusnya.

 

2. Gaya gambar

Logo akan mewakili perusahaan, produk atau layananmu. Tampilan sebuah logo akan memberitahu pelanggan potensial jenis bisnis apa yang kamu punya. Pastikan logo kamu mewakili kamu dan bisnis kamu dengan tepat. Misalnya kalau bisnis kamu berurusan dengan pembiayaan, kamu mungkin perlu membuat logo yang lebih konservatif, kontemporer, atau bahkan berteknologi tinggi. Menciptakan desain unik bisa menimbulkan keraguan pada layananmu dan menghilangkan kredibilitas bahkan sebelum kamu sempat membuktikan kemampuan dan keprofesionalan produk atau layananmu. 

Sebaliknya, desain yang unik lebih cocok dan lebih menarik dipakai untuk toko kue, misalnya. Desain yang unik dan berkesan ringan atau santai akan memamerkan kreativitasmu dibandingkan dengan logo korporat, konservatif, karena keadaan emosional seseorang saat dia membeli kue sangat berbeda daripada saat seseorang menginvestasikan uang mereka! 

Saat memilih gaya gambar, kamu harus mempertimbangkan filosofi perusahaan dan profil pelanggan / klien idealmu.

 

3. Format

Merujuk kembali ke #1 (Penggunaan), pastikan kamu tau semua aplikasi yang akan kamu gunakan untuk logomu, supaya desainer bisa membuat format file yang sesuai untuk semua aplikasi itu. Format yang harus kamu pertimbangkan adalah sebagai berikut:

  • Vector (AI) Adobe Illustrator: Format ini bisa diedit di sebuah PC dan MAC. 
  • PDF (File Dokumen Portabel): Format yang dipakai oleh Adobe Acrobat, perangkat elektronik untuk MAC OS, Windows, dan UNIX. 
  • Vektor (EPS): Format ini dapat digunakan oleh sebagian besar fasilitas pencetakan. Ini berisi informasi font dan warna.
  • GIF (Format Interchange Grafik): Ini adalah file beresolusi rendah yang digunakan terutama untuk halaman web dan template email.
  • JPG atau JPEG (Joint Photographic Experts Group): Format ini memungkinkan untuk menyimpan gambar penuh warna dengan rasio kompresi yang sangat tinggi. Format ini biasa dipakai terutama untuk foto-foto di halaman web.
  • BMP (300 dpi): Format ini dapat diimpor ke sebagian besar perangkat lunak aplikasi PC.
  • Tif atau Tiff (Format File Gambar Tagged): Format ini bisa diimpor ke sebagian besar aplikasi perangkat lunak PC dan MAC. Ukuran file besar dan bisa digunakan untuk proses pencetakan penuh warna.

 

4. Keaslian

Logomu adalah alat yang sangat penting untuk merek perusahaanmu. Logo itu perlu punya keunikan tersendiri yang berbeda dengan logo-logo yang udah ada. Saat kamu memilih desain logo, lakukan riset dan cek apa aja logo-logo yang udah ada dan dipakai supaya kamu bisa memilih keunikan dari logomu yang akan menonjol di antara kerumunan industrimu. Logomu harus bisa menarik perhatian dan nggak membosankan untuk dilihat orang dalam jangka waktu yang lama.

 

5. Nuansa warna

Sebelum memutuskan logomu, pastikan kamu benar-benar puas dengan pilihanmu. Sama seperti nama merekmu, sebuah logo akan selalu ada bersama kamu selama kamu berada dalam bisnis itu. Seiring berjalannya waktu, kamu bisa aja memilih untuk memperbarui logomu, tetapi harus selalu memiliki fondasi dasar yang sama dengan logo yang sebelumnya, karena hal inilah yang akan menjadikan faktor bagaimana orang lain mengidentifikasikan bisnismu. 

Cobalah untuk memilih nuansa warna yang kamu tahu akan kamu sukai bukan hanya hari ini, tapi juga 20 tahun dari sekarang. Nuansa warna ini bisa diubah dan diperbaharui dengan berjalannya waktu, tetapi biasanya nuansa warna ini adalah bagian yang sangat penting dari desain sebuah logo. Jadi cobalah untuk menyempurnakannya pertama kali.

Selamat membuat logo yang mewakili merekmu untuk saat ini dan tahun-tahun mendatang, ya!

Kalau kamu memilih untuk membuat desain logo sendiri, kamu bisa membuatnya di website ini: canva.com tapi kalau kamu memilih untuk menyewa jasa designer untuk membuat logomu yang bagus dan profesional, kamu tinggal post tugas di SuperHelper, dan kamu akan langsung bisa dapetin penawaran desain logo yang sesuai dengan budgetmu.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Apa kamu udah daftar di superhelper?

Yuk daftar sekarang!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This